Nur

Hari ini saya menghayati kisah hadith ifk.

Menangis hati ini kerana merasakan kerdilnya diri ini untuk sebuah amanah yang besar.

Kadang-kadang kita terlalu hina untuk memperoleh apa yang kita doakan.

Kadang-kadang kita hanya mampu berharap supaya Tuhan kasihan dan masih terus membelai meskipun kita longlai.

Selalunya kita mudah mengukir syukur saat dalam kesenangan,

Tapi lebih mudah lagi mengukir kerutan di wajah di saat susah.

Tuhan, terima kasih atas secangkir peringatan dari SuratMu yang bertajuk An-Nur.

Semakin lama kami menatap suratMu, semakin kami menjadi wanita.

 

Advertisements

2 thoughts on “Nur

  1. Assalamualaikum..
    Kak Pa’ah.. Leh sy tahu ape tu hadith ifk?
    Mcm pernah dgr.. Tp x tahu kisah dia ape.. Cube google bnyk plak kisahnya.. X tahu yg mane satu betul.. huhu..
    Jzkk

  2. pa’a.

    assalam. dulu pernah tulis kan tentang kandungan hadis ifk ni?
    dan harap tidak berhenti menulis.

    -sentiasa menunggu-

    tahniah atas pernikahan. semoga berbahagia hingga ke syurga insyaAllah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s