Aku Bukan Hajar

Apalah ertinya sebuah kemenangan

andai perjalanan kearahnya sunyi dari pengorbanan.

Sekalipun aku perlu berdarah

untuk mengukir selembar sejarah

tidak mengapalah,

aku redha ujian ini untukku.

Siapalah aku wahai Tuhan?

aku tidak kenal lagi kemahuanku

biar saban malam aku menangisi

masih juga kabur keinginan di hati.

Redup langitmu pagi ini.

Mendung sekali awan.

Selalunya merekalah penemanku.

Tapi hari ini aku bakal kehilangan.

Tidak mengapa.

Itulah ertinya aku hanya hamba.

Tidak memiliki apa-apa.

Sekalipun secebis cinta yang didamba-damba.

Hari ini, burung-burung datang bertandang sepi.

bagai dapat membaca isi hati

yang tidak mampu bersuara lagi.

Aku tak sanggup melihat air mata ini.

Tabahlah wahai hati.

Aku tahu kau bukan Hajar.

Yang mampu berlari seorang diri.

Tapi kalau demikianlah perintah Ilahi

teruskanlah larianmu.

Mungkin ada sedikit senyuman di hujung jalan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s