Kita Bukan Berkhayal

“Dan janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka(musuhmu). Jika kamu menderita kesakitan, maka ketahuilah mereka pun menderita kesakitan(pula), sebagaimana kamu rasakan, sedang kamu masih dapat mengharapkan dari Allah apa yang tidak dapat mereka harapkan. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.”

(An-Nisa’:104)

Keyakinan kita bahawa Islam akan bangkit semula bukanlah satu angan-angan atau khayalan. Bahkan ia adalah satu keyakinan yang tidak akan pernah gusar tidak akan pernah calar dengan apa-apa jolokan dunia.

Barangkali mereka ada media,teknologi dan segala kehebatan dunia yang fana untuk mengaburi mata saudara-saudara kita, tapi kita punya seisi alam yang fitrahnya Islam yang terus-terusan mendoakan kita, kita ada malaikat-malaikat yang juga sentiasa mendoakan kita dan paling utama, kita ada Allah Subhanahu wataala yang mencintai kita, melihat usaha kita serta menganjari kita sepanjang masa. Alhamdulillah. Suatu nikmat yang tidak mungkin mereka rasai tetapi kita merasa. Siapa yang bisa merampasnya?

Mereka menjadi pelik. Kita benar-benar asing dan berbeza. Kita tersenyum dengan kesusahan hidup kita, kita terhibur dengan pengorbanan-pengorbanan kita, kita gembira dengan peluh dan darah kita…beginilah cara kita bebas sebagai hambaNya. Dan kita tetap merdeka minda dan jiwa. Mereka sangat mencemburui kita.

Maka untuk itu, yakinlah, akan kebenaran dan kemenangan yang bakal menjelma. Sebagaimana yakinnya Rasul tercinta akan kemenangan Islam yang amat didamba, padahal ketika baginda melafazkan kata-kata ini, dakwah Islam masih dalam keadaan berahsia:

Sabda Rasulullah yang bermaksud,

“Bergembiralah Khubaib, agama ini akan menang hingga suatu masa nanti seorang penunggang dari Eden ke Oman akan berjalan tanpa rasa takut kecuali hanya kepada Allah dan takut kambingnya dimakan serigala.”

“Maka bersabarlah engkau(Muhammad), sungguh, janji Allah itu benar dan sekali-kali jangan sampai orang-orang yang tidak meyakini(kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan engkau.”

(Ar-Rum:60)

Advertisements

4 thoughts on “Kita Bukan Berkhayal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s